Diabetes Model adalah model edukasi komprehensif yang dirancang untuk menjelaskan dampak diabetes terhadap organ-organ penting dalam tubuh manusia. Model ini terdiri dari delapan bagian utama: otak, mata, jantung, ginjal, pembuluh darah, pankreas, neuron (saraf), dan kaki. Setiap bagian menggambarkan bagaimana diabetes dapat menimbulkan kerusakan dan komplikasi, baik mikrovaskular maupun makrovaskular.
Bagian jantung pada model ini dapat dibuka untuk memperlihatkan struktur umumnya, sehingga memudahkan penjelasan hubungan antara diabetes dan penyakit jantung. Diabetes Model sangat ideal untuk digunakan dalam edukasi pasien, pelatihan tenaga kesehatan, maupun pembelajaran di fakultas kedokteran, keperawatan, gizi, dan pendidikan kesehatan lainnya.
Delapan organ/struktur utama dalam satu set
Terdiri dari: otak, mata, jantung, ginjal, pembuluh darah, pankreas, neuron (saraf), dan kaki untuk menjelaskan beragam komplikasi diabetes.
Visualisasi komplikasi diabetes
Menunjukkan dampak diabetes pada berbagai sistem tubuh, seperti retinopati (mata), nefropati (ginjal), neuropati (saraf dan kaki), serta penyakit kardiovaskular (jantung & pembuluh darah).
Jantung dapat dibuka
Bagian jantung bisa dibuka untuk melihat struktur umum jantung, membantu penjelasan hubungan antara diabetes, aterosklerosis, dan penyakit jantung koroner.
Media edukasi pasien & mahasiswa
Desainnya dibuat agar mudah dipahami baik oleh pasien awam maupun peserta didik di bidang kesehatan.
Model yang kokoh dan stabil
Konstruksi model yang solid membuatnya cocok untuk penggunaan berulang di kelas, klinik, maupun ruang penyuluhan.
Nama produk: Diabetes Model
Komponen: 8 bagian (otak, mata, jantung, ginjal, pembuluh darah, pankreas, neuron/saraf, kaki)
Fitur khusus: Jantung dapat dibuka untuk melihat struktur umum
Ukuran (±): 12,5 × 12,5 × 22,5 cm
Berat (±): 1,5 kg
Penggunaan: Edukasi pasien, pelatihan tenaga kesehatan, media pembelajaran di institusi pendidikan kesehatan
Dengan menggunakan Diabetes Model, peserta didik dan tenaga kesehatan dapat mempelajari:
Memahami organ-organ target komplikasi diabetes
Mengidentifikasi organ yang paling sering terdampak, seperti mata, ginjal, jantung, saraf, dan kaki.
Menjelaskan hubungan antara kadar gula darah tinggi dan kerusakan organ
Mengaitkan hiperglikemia jangka panjang dengan kerusakan pembuluh darah kecil (mikrovaskular) dan besar (makrovaskular).
Mengenali manifestasi komplikasi klinis
Menggunakan model untuk menjelaskan retinopati, nefropati, neuropati perifer, penyakit jantung koroner, stroke, dan kaki diabetik.
Menguatkan komunikasi edukatif kepada pasien
Melatih cara menjelaskan risiko dan komplikasi diabetes dengan bantuan visual yang konkret, sehingga pasien lebih mudah memahami pentingnya kontrol gula darah.
Menghubungkan konsep pencegahan dan tata laksana
Menggunakan model sebagai pengantar diskusi mengenai diet, aktivitas fisik, penggunaan obat, dan pemantauan rutin untuk mencegah progresi komplikasi.
Untuk siapa Diabetes Model ini paling cocok digunakan?
Model ini cocok untuk dokter, perawat, edukator diabetes, ahli gizi, serta dosen di institusi pendidikan kesehatan. Selain itu sangat efektif untuk edukasi pasien dan keluarga di klinik maupun rumah sakit.
Apakah model ini dapat membantu menjelaskan komplikasi kaki diabetik?
Ya. Bagian kaki pada model dapat digunakan untuk menjelaskan risiko ulkus kaki, gangguan saraf perifer, dan pentingnya perawatan kaki pada pasien diabetes.
Apa fungsi bagian pankreas dalam model ini?
Bagian pankreas membantu menjelaskan peran organ ini dalam produksi insulin dan bagaimana gangguan pada pankreas berkaitan dengan timbulnya diabetes.
Bisakah Diabetes Model digunakan dalam sesi penyuluhan kelompok?
Sangat bisa. Ukurannya yang praktis dan komponen organ yang jelas menjadikannya ideal untuk penyuluhan kelompok kecil hingga menengah, baik di puskesmas, klinik, maupun komunitas.
Bagaimana cara merawat dan menyimpan model ini?
Bersihkan model dengan kain lembut kering atau sedikit lembap. Hindari penggunaan bahan kimia keras. Simpan di tempat yang kering, terlindung dari panas dan sinar matahari langsung, serta pastikan setiap bagian (terutama jantung yang dapat dibuka) dipasang kembali dengan benar setelah digunakan.
© 2026 Java Medika Utama