ED13 Diseased Digestive System Model adalah model lesi saluran cerna yang menampilkan berbagai kelainan pada lambung, kolon, dan rektum. Model ini merepresentasikan kondisi patologis (penyakit) pada saluran pencernaan bagian bawah dan sebagian lambung, sehingga sangat membantu dalam edukasi anatomi klinis dan penjelasan penyakit pencernaan kepada mahasiswa maupun pasien.
Ukuran model ini dibuat sekitar setengah dari ukuran lesi usus besar yang sebenarnya, sehingga lebih ringkas namun tetap jelas menampilkan detail lesi. ED13 sangat cocok digunakan di fakultas kedokteran, keperawatan, kebidanan, gizi, serta di rumah sakit dan klinik untuk edukasi visual mengenai penyakit saluran cerna.
Fitur Utama
Fokus pada lesi/penyakit saluran cerna
Menampilkan berbagai gambaran kelainan pada lambung, kolon, dan rektum, sehingga membantu pemahaman visual terkait penyakit pencernaan.
Visualisasi area lambung, kolon, dan rektum
Memberikan gambaran anatomi dan patologis yang jelas pada bagian saluran cerna yang sering mengalami gangguan klinis.
Skala setengah ukuran lesi nyata
Ukuran dibuat sekitar ½ dari ukuran lesi usus besar sesungguhnya, menjadikannya lebih praktis untuk dipindahkan dan ditampilkan, sambil tetap mempertahankan detail penting.
Media edukasi anatomi klinis
Sangat efektif sebagai alat bantu penjelasan penyakit pencernaan kepada mahasiswa dan pasien, misalnya dalam menjelaskan perbedaan area lesi dan potensi gejala klinis.
Spesifikasi Teknis
Kode produk: ED13 – Diseased Digestive System Model
Fungsi utama: Menampilkan lesi/kelainan pada lambung, kolon, dan rektum
Skala: ± ½ ukuran lesi usus besar nyata
Ukuran (±): 17 × 13 × 31 cm
Berat (±): 0,75 kg
Dengan menggunakan ED13 Diseased Digestive System Model, peserta didik dan tenaga kesehatan dapat mempelajari:
Pengenalan gambaran lesi saluran cerna
Memahami secara visual berbagai bentuk kelainan pada lambung, kolon, dan rektum (misalnya area yang tampak tidak normal, menebal, atau mengalami perubahan bentuk).
Membedakan area lambung, kolon, dan rektum secara klinis
Melihat dan menjelaskan perbedaan lokasi lesi dan keterkaitannya dengan gejala yang mungkin muncul (nyeri, perubahan kebiasaan defekasi, perdarahan, dll.).
Dasar edukasi patofisiologi penyakit pencernaan
Menggunakan model sebagai pengantar diskusi mengenai penyakit seperti gastritis kronik, kolitis, atau lesi rektum (secara konseptual, tanpa detail histologi).
Edukasi pasien mengenai penyakit saluran cerna
Membantu menjelaskan kepada pasien tentang letak dan bentuk lesi yang mungkin dijelaskan oleh dokter dari hasil endoskopi atau pemeriksaan lain, dengan visual yang mudah dipahami.
Menghubungkan anatomi dengan pemeriksaan penunjang
Menjadi jembatan antara hasil kolonoskopi, endoskopi, atau imaging dengan pemahaman anatomi dan lokasi lesi di saluran cerna.
Apakah ED13 menunjukkan satu jenis penyakit tertentu (misalnya kanker) atau beberapa jenis lesi?
ED13 adalah model lesi saluran cerna yang menampilkan berbagai masalah pada lambung, kolon, dan rektum secara umum. Model ini lebih ditujukan untuk pengenalan gambaran “daerah yang sakit/abnormal” dibanding diagnosis spesifik satu penyakit.
Apakah model ini cocok untuk edukasi pasien awam?
Ya. Karena bentuknya konkret dan berukuran sedang, ED13 sangat membantu dokter atau perawat menjelaskan kepada pasien mengenai letak gangguan di lambung, kolon, atau rektum secara visual.
Bisakah model ini digunakan di kelas anatomi dasar SMA/SMK?
Bisa digunakan sebagai pengantar, tetapi ED13 lebih ideal untuk pendidikan kesehatan tingkat tinggi (keperawatan, kebidanan, kedokteran, gizi) dan edukasi klinis karena fokusnya pada lesi/penyakit, bukan sekadar anatomi normal.
Apakah model ini menampilkan bagian usus halus juga?
Berdasarkan deskripsi, ED13 berfokus pada lambung, kolon, dan rektum. Usus halus tidak disebut sebagai fokus utama pada model ini.
Bagaimana cara merawat dan menyimpan ED13 agar awet?
Bersihkan permukaan model dengan kain lembut dan larutan pembersih ringan setelah digunakan.
Hindari bahan kimia keras atau pelarut.
Simpan di tempat kering, terlindung dari panas dan sinar matahari langsung.
Letakkan model pada posisi stabil agar tidak terjatuh atau terbentur, mengingat struktur dan detailnya perlu dijaga dengan baik.
© 2024 Java Medika Utama