ED16 Esophagus Disease Model adalah model patologis esofagus yang menampilkan penampang memanjang (longitudinal section) dari kerongkongan, dengan pembesaran 5 kali (5×) untuk memperjelas detail lesi. Pada model ini digambarkan berbagai kelainan yang sering ditemukan, seperti ulkus esofagus, kanker esofagus, dan varises esofagus.
Dengan ukuran yang ringkas dan detail lesi yang diperbesar, model ini sangat membantu untuk pengajaran anatomi klinis dan edukasi penyakit esofagus kepada mahasiswa, residen, maupun pasien di ruang praktik klinik, poli penyakit dalam, dan instalasi endoskopi.
Fitur Utama
Penampang memanjang esofagus (longitudinal section)
Menunjukkan lapisan dan lumen esofagus dari sisi samping, sehingga perubahan bentuk dinding dan lumen akibat penyakit mudah terlihat.
Pembesaran 5× (magnified 5 times)
Struktur esofagus diperbesar lima kali dari ukuran aslinya, sehingga lesi kecil seperti ulkus dan perubahan mukosa dapat dipelajari dengan lebih jelas di kelas maupun pada diskusi klinis.
Tiga jenis lesi umum esofagus
Model menggambarkan beberapa kelainan yang sering ditemukan:
Ulkus esofagus
Karsinoma / kanker esofagus
Varises esofagus (pelebaran pembuluh darah di dinding esofagus)
Fokus pada aspek patologis, bukan hanya anatomi normal
Sangat cocok untuk menjelaskan hubungan antara anatomi dinding esofagus dan perubahan patologis yang menyebabkan gejala seperti nyeri, disfagia, atau perdarahan.
Spesifikasi Teknis
Nama produk: ED16 Esophagus Disease Model
Jenis: Model patologis esofagus (penampang memanjang, diperbesar 5×)
Lesi yang ditampilkan: ulkus, kanker esofagus, varises esofagus
Ukuran (±): 8 × 4 × 17 cm
Berat (±): 0,3 kg
Dengan menggunakan ED16 Esophagus Disease Model, peserta didik dan tenaga kesehatan dapat:
Mengenali gambaran makroskopis lesi esofagus
Membedakan tampilan ulkus, massa tumor, dan varises pada dinding esofagus dalam satu model.
Mengaitkan anatomi esofagus dengan gejala klinis
Memahami bagaimana perubahan dinding dan lumen esofagus dapat memicu disfagia, nyeri retrosternal, atau perdarahan saluran cerna bagian atas.
Menggunakan model sebagai jembatan ke interpretasi endoskopi
Menghubungkan apa yang terlihat di model dengan gambaran endoskopi (misalnya area rapuh, mudah berdarah, atau menonjol ke lumen).
Mendiskusikan faktor risiko dan perjalanan penyakit
Menjadikan model sebagai titik awal diskusi mengenai refluks kronis, sirosis hati (varises), kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan hubungannya dengan kanker esofagus.
Melatih kemampuan komunikasi edukatif
Menjelaskan kondisi pasien dengan visual yang mudah dipahami, sehingga penjelasan mengenai penyakit dan rencana terapi menjadi lebih jelas.
© 2024 Java Medika Utama