ED21B Stomach Model With Ulcer adalah model anatomi lambung dua bagian yang secara khusus menampilkan struktur lambung beserta gambaran ulkus (luka pada lambung). Model ini memperlihatkan bagian penting lambung seperti fundus, korpus (body), antrum/pilorus, serta pembuluh darah dan saraf vagus yang berperan dalam regulasi fungsi lambung.
Dengan adanya area ulkus pada permukaan lambung, model ini sangat berguna untuk menjelaskan perbedaan antara jaringan lambung normal dan jaringan yang mengalami kerusakan, sehingga ideal untuk pengajaran anatomi klinis, patofisiologi tukak lambung, maupun edukasi pasien di rumah sakit dan klinik.
Fitur Utama
Model lambung dengan ulkus
Menampilkan lambung dengan area yang mengalami ulkus sehingga peserta dapat melihat secara visual lokasi dan gambaran makroskopis luka pada lambung.
Terdiri dari dua bagian (2 parts)
Bagian utama menampilkan bentuk lambung (fundus, body, pylorus).
Bagian tambahan menonjolkan struktur dinding dan area ulkus dengan lebih detail.
Struktur lambung yang ditampilkan
Model memperlihatkan:
Fundus
Stomach body (korpus)
Daerah segment/antrum dan pylorus
Lengkung lambung (greater/lesser curvature – “large bay” dan segment)
Pembuluh darah lambung
Vagus nerve yang mempersarafi lambung
Fokus pada aspek anatomi + patologis sekaligus
Berbeda dengan model lambung normal, ED21B memberikan kombinasi anatomi lambung dan lesi ulkus, sehingga sangat relevan untuk pembahasan tukak peptikum.
Spesifikasi Teknis
Nama produk: ED21B Stomach Model With Ulcer
Konfigurasi: 2 parts (dua bagian)
Struktur utama: segmen lambung (fundus, body, pylorus) + pembuluh darah & saraf vagus + area ulkus
Ukuran (±): 12 × 12 × 22 cm
Berat (±): 0,5 kg
Dengan ED21B Stomach Model With Ulcer, peserta didik dan tenaga kesehatan dapat:
Mengidentifikasi bagian utama lambung
Mengenali fundus, body, dan daerah pylorus serta orientasinya dalam struktur lambung.
Mengenali lokasi dan gambaran ulkus lambung
Melihat secara visual bagaimana ulkus mengubah permukaan mukosa lambung dan di mana biasanya lesi dapat muncul.
Menghubungkan anatomi dengan gejala klinis
Mengaitkan letak ulkus dengan keluhan nyeri ulu hati, mual, muntah, atau perdarahan saluran cerna bagian atas.
Mendiskusikan peran pembuluh darah dan saraf vagus
Menggunakan model sebagai pengantar pembahasan aliran darah lambung dan pengaruh saraf vagus terhadap sekresi asam dan motilitas.
Mendukung edukasi pasien tentang tukak lambung
Membantu menjelaskan kepada pasien apa yang dimaksud dengan “luka di lambung”, lokasinya, dan kenapa perlu pengobatan serta perubahan gaya hidup.
Apakah model ini hanya menunjukkan lambung yang sakit, atau juga bagian yang masih normal?
Keduanya. Struktur lambung normal tetap terlihat (fundus, body, pylorus), tetapi disertai area yang mengalami ulkus, sehingga perbandingannya bisa dijelaskan dengan mudah.
Kalau saya sudah punya model lambung normal, apakah ED21B masih perlu?
Justru akan saling melengkapi. Model lambung normal bagus untuk dasar anatomi, sedangkan ED21B menambahkan konteks klinis: bagaimana anatomi yang sama berubah saat terjadi ulkus. Ini sangat membantu saat masuk ke topik patofisiologi dan diskusi kasus.
Bisakah model ini dipakai saat menjelaskan hasil endoskopi ke pasien?
Ya, sering kali dokter menjelaskan:
“Luka yang Bapak/Ibu lihat di foto endoskopi letaknya seperti di bagian ini pada model.”
Dengan begitu, pasien lebih mudah memahami posisi dan kondisi lukanya.
Apakah model ini juga menggambarkan komplikasi berat, seperti perforasi?
Model berfokus pada gambaran ulkus pada permukaan lambung. Untuk komplikasi seperti perforasi atau perdarahan massif, biasanya penjelasan dilakukan secara konseptual dengan bantuan ilustrasi tambahan atau gambar endoskopi/radiologi.
Bagaimana cara menjaga model ini tetap awet di laboratorium atau ruang praktik?
Gunakan tangan yang bersih saat memegang model.
Simpan di lemari display atau rak yang stabil, jauh dari sinar matahari langsung.
Jika kotor, cukup lap dengan kain lembut dan sedikit larutan pembersih ringan.
Hindari benturan atau tekanan berlebihan pada bagian menonjol (seperti area ulkus dan pembuluh) agar detail tidak cepat rusak.
© 2024 Java Medika Utama