Apa itu Pendidikan Interprofesional?
Pendidikan interprofesional (Interprofessional Education/ IPE) adalah pendekatan belajar di mana mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu kesehatan berlatih bersama, dengan tujuan meningkatkan kolaborasi dan kualitas layanan pasien. WHO menegaskan bahwa IPE mampu memperkuat kerja tim, mengurangi medical error, dan meningkatkan patient safety.
Dalam konteks ini, manikin digunakan sebagai sarana untuk menghadirkan skenario medis realistis yang dapat dikelola oleh tim multidisiplin.
Peran Manikin dalam Pendidikan Interprofesional
-
Skenario darurat bersama
-
Misalnya latihan kode biru dengan tim dokter, perawat, dan farmasis.
-
Manikin high-fidelity menampilkan respon fisiologis yang membutuhkan koordinasi cepat.
-
-
Praktik komunikasi interprofesional
-
Mahasiswa belajar menyampaikan instruksi, laporan kondisi pasien, dan keputusan klinis dalam satu tim.
-
-
Evaluasi teamwork
-
Instruktur dapat menilai dinamika tim: siapa yang memimpin, siapa yang berkomunikasi, dan bagaimana kolaborasi terjadi.
-
Evidence Global tentang Efektivitas
-
Reeves et al. (2013) dalam Interprofessional education: effects on professional practice and healthcare outcomes (Cochrane Database of Systematic Reviews) menemukan bahwa simulasi interprofesional berbasis manikin meningkatkan kolaborasi antarprofesi serta mengurangi kesalahan klinis.
-
Lapkin et al. (2013) melalui Effectiveness of interprofessional education in improving teamwork and communication: a systematic review (Nurse Education Today) menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan komunikasi tim setelah pelatihan berbasis simulasi.
-
Palaganas et al. (2016) di Interprofessional simulation in healthcare: a review (Clinical Simulation in Nursing) menegaskan bahwa manikin high-fidelity merupakan alat ideal untuk IPE, karena memungkinkan mahasiswa menghadapi situasi realistis dalam tim multidisiplin.
-
Zhu et al. (2020) dalam Simulation-based interprofessional education to improve attitudes towards teamwork and collaboration (BMJ Open) menyatakan bahwa pelatihan berbasis manikin meningkatkan sikap positif mahasiswa terhadap kerja tim lintas profesi.
Manfaat Utama bagi Mahasiswa dan Institusi
-
Peningkatan patient safety melalui koordinasi tim yang lebih baik.
-
Reduksi medical error karena komunikasi antarprofesi lebih efektif.
-
Keterampilan kepemimpinan berkembang dalam konteks kolaboratif.
-
Pembelajaran holistik yang melampaui keterampilan teknis individu.
-
Standarisasi pelatihan → semua profesi belajar dari skenario yang sama.
Tantangan Implementasi
-
Logistik → Melibatkan banyak mahasiswa lintas profesi membutuhkan koordinasi jadwal yang kompleks.
-
Biaya manikin canggih masih menjadi hambatan di beberapa institusi.
-
Resistensi budaya → Beberapa profesi medis masih terbiasa bekerja dalam silo, sehingga perlu waktu untuk mengubah mindset.
Arah Baru Simulasi Interprofesional
Masa depan simulasi interprofesional dengan manikin mengarah ke:
-
Penggunaan VR/AR untuk memperluas pengalaman tanpa batasan ruang fisik.
-
Debriefing interaktif berbasis AI untuk memberikan feedback lintas profesi.
-
Kolaborasi global dalam merancang kurikulum IPE berbasis simulasi standar internasional.
-
Integrasi ke kurikulum wajib fakultas kedokteran, keperawatan, farmasi, dan kesehatan masyarakat.
Dengan pendekatan ini, manikin tidak hanya menjadi sarana teknis, tetapi juga jembatan untuk membangun budaya kolaboratif dalam layanan kesehatan.
Sebagai distributor resmi berbagai manikin medis, PT Java Medika Utama berkomitmen mendukung pendidikan interprofesional di Indonesia melalui penyediaan perangkat simulasi berkualitas tinggi.
Referensi
-
Reeves, S., Perrier, L., Goldman, J., Freeth, D., & Zwarenstein, M. (2013). Interprofessional education: effects on professional practice and healthcare outcomes. Cochrane Database of Systematic Reviews, (3), CD002213.
-
Lapkin, S., Levett-Jones, T., & Gilligan, C. (2013). Effectiveness of interprofessional education in improving teamwork and communication: a systematic review. Nurse Education Today, 33(2), 90–102.
-
Palaganas, J.C., Epps, C., & Raemer, D.B. (2016). Interprofessional simulation in healthcare: a review. Clinical Simulation in Nursing, 12(9), 400–410.
-
Zhu, Y., Wang, W., & Hu, Y. (2020). Simulation-based interprofessional education to improve attitudes towards teamwork and collaboration. BMJ Open, 10(6), e036688.