EH22 – Head with Pharynx Muscles adalah model anatomi kepala dan leher yang menampilkan struktur wajah, dagu, tenggorokan, trakea, dinding posterior faring, serta bagian atas esofagus secara detail.
Model ini juga memperlihatkan tiga kelenjar ludah utama (major salivary glands) beserta jalur duktusnya, yaitu kelenjar parotis, submandibular, dan sublingual. Representasi anatomi disusun secara sistematis sehingga membantu memahami hubungan antara struktur otot faring, saluran napas, saluran cerna atas, serta sistem sekresi saliva.
Dengan ukuran yang proporsional dan detail yang jelas, model ini sangat sesuai digunakan dalam pembelajaran anatomi kepala-leher, THT, dan dasar fisiologi menelan.
Menampilkan struktur kepala dan leher bagian anterior
Termasuk wajah, dagu, dan area tenggorokan.
Visualisasi lengkap faring dan saluran terkait
Memperlihatkan posterior wall of pharynx, trakea, dan bagian atas esofagus.
Menampilkan tiga kelenjar ludah utama
Kelenjar parotis
Kelenjar submandibular
Kelenjar sublingual
Representasi jalur duktus kelenjar ludah
Memperlihatkan lintasan ductus parotis yang melintasi otot masseter dan jalur ductus submandibular.
Detail hubungan otot dan struktur sekitar
Membantu memahami anatomi faring dan keterkaitannya dengan sistem respirasi dan digestif.
Nama Produk: Head with Pharynx Muscles
Kode Produk: EH22
Struktur yang Ditampilkan:
Face dan chin
Throat
Trachea
Posterior wall of pharynx
Upper esophagus
Parotid gland dan duct
Submandibular gland dan duct
Sublingual gland
Ukuran (±): 16 × 15 × 25.5 cm
Berat (±): 1,3 kg
Mengidentifikasi anatomi faring dan laring bagian atas
Mengenali hubungan antara saluran napas dan saluran cerna.
Memahami lokasi dan fungsi kelenjar ludah utama
Mengamati posisi parotis, submandibular, dan sublingual secara anatomis.
Mempelajari jalur duktus saliva
Memahami bagaimana saliva dialirkan ke rongga mulut melalui ductus.
Menganalisis hubungan otot masseter dan struktur sekitar
Mengaitkan anatomi otot wajah dengan sistem sekresi dan rongga mulut.
Mendukung pembelajaran anatomi THT dan digestif atas
Menjadi dasar pemahaman sebelum mempelajari gangguan klinis seperti sialolitiasis atau disfagia.
Untuk siapa model ini paling cocok digunakan?
Model ini ideal untuk mahasiswa kedokteran, keperawatan, serta institusi pendidikan kesehatan yang mempelajari anatomi kepala dan leher.
Apakah model ini menunjukkan detail mikroskopis kelenjar?
Tidak. Model ini menampilkan anatomi makroskopis dan jalur duktus secara edukatif.
Apakah model ini dapat digunakan untuk menjelaskan gangguan kelenjar ludah?
Ya, model membantu menjelaskan posisi kelenjar dan jalur duktus secara visual.
Apakah model ini menunjukkan hubungan trakea dan esofagus?
Ya, model memperlihatkan posisi relatif trakea dan bagian atas esofagus.
Bagaimana cara merawat model ini?
Simpan di tempat kering dan stabil, hindari tekanan pada bagian kecil seperti duktus, dan bersihkan dengan kain lembut secara berkala agar detail tetap terjaga.
© 2026 Java Medika Utama