Bayangkan jika mahasiswa kedokteran dapat mengeksplorasi setiap lapisan tubuh manusia, membedah organ demi organ, mengamati jaringan mikroskopik, hingga memahami proses patologis—semuanya tanpa pisau bedah dan tanpa batas ruang. Inilah kekuatan Asclepius, meja diseksi virtual revolusioner dari SURGLASSES, yang menjadi jembatan antara teknologi dan pendidikan medis modern.
Asclepius bukan sekadar alat bantu belajar—ia adalah pengalaman belajar imersif yang menghadirkan anatomi manusia dalam bentuk visual 3D yang interaktif, realistis, dan sepenuhnya dapat dieksplorasi. Dirancang untuk fakultas kedokteran, sekolah keperawatan, dan institusi pelatihan medis, Asclepius mengubah cara belajar dari sekadar teori menjadi eksplorasi visual yang menyatu dengan logika klinis.
Dengan teknologi 3D mutakhir, mahasiswa dapat memutar, membedah, dan memahami struktur tubuh manusia dari berbagai sudut—seolah sedang mengobservasi langsung pasien nyata di ruang operasi.
CT Scan, MRI, dan citra histopatologi kini bisa diakses dalam satu layar interaktif. Membantu mahasiswa membangun pemahaman mendalam antara struktur anatomi makro dan mikro.
Asclepius menyajikan kasus-kasus klinis dan soal evaluasi untuk menstimulasi pemikiran diagnostik. Cocok untuk pelatihan OSCE dan uji kompetensi berbasis kasus nyata.
Melalui aplikasi pendamping, mahasiswa dapat melanjutkan eksplorasi dari laptop atau tablet. Belajar jadi fleksibel, tidak lagi terbatas ruang kelas atau laboratorium.
Analisis Anatomi dan Fisiologi secara Holistik
Mahasiswa tidak hanya hafal struktur, tapi paham fungsi dan kaitannya dengan kondisi klinis.
Kemampuan Membaca Citra Medis
Familiarisasi dengan CT & MRI sejak dini membekali calon dokter menjadi diagnostician andal.
Pemahaman Patologi Lebih Visual
Melalui atlas histopatologi dan simulasi penyakit, mahasiswa belajar mengenali penyakit bukan hanya lewat deskripsi, tapi lewat tampilan nyata.
Pemikiran Klinis dan Keputusan Medis
Skenario interaktif melatih cara berpikir klinis, membangun intuisi diagnosis dan pengambilan keputusan.
1. Apakah Asclepius menggantikan kebutuhan diseksi tradisional?
Tidak sepenuhnya, namun Asclepius menjadi pelengkap yang sangat efektif dan aman—terutama ketika akses terhadap kadaver terbatas.
2. Apakah dosen dapat menyesuaikan materi pembelajaran di dalamnya?
Ya. Terdapat fitur untuk membuat modul sendiri, menyusun kuis, hingga menyesuaikan urutan materi sesuai kurikulum.
3. Apakah alat ini hanya untuk mahasiswa kedokteran?
Tidak. Asclepius juga sangat relevan untuk program keperawatan, fisioterapi, kebidanan, hingga pelatihan teknisi medis.
4. Bagaimana cara mahasiswa mengakses materi dari luar kampus?
Tersedia aplikasi online yang memungkinkan akses jarak jauh. Mahasiswa dapat belajar secara mandiri kapan pun dibutuhkan.
5. Apakah ada pelatihan untuk dosen atau pengguna awal?
Ya, tim SURGLASSES menyediakan sesi onboarding dan pendampingan agar pemanfaatan Asclepius optimal sejak awal.
© 2024 Java Medika Utama