
Female Catheterization Trainer with Augmented Reality merupakan simulator kateterisasi wanita yang dirancang untuk membantu tenaga kesehatan dan peserta didik mengembangkan keterampilan pemasangan kateter urin sesuai anatomi wanita secara aman, realistis, dan sistematis.
Trainer menghadirkan anatomi wanita yang lebih realistis, termasuk labia yang lembut, meatus yang tidak terlalu menonjol, vaginal vault, kandung kemih dengan bentuk anatomis yang akurat, serta uretra fleksibel yang memberikan resistensi menyerupai kondisi klinis. Respons sfingter selama pemasangan kateter juga disimulasikan untuk membantu peserta mengembangkan sensitivitas taktil dan teknik pemasangan yang tepat.
Desain anatomi memungkinkan peserta berlatih memisahkan labia menggunakan teknik aseptic no-touch serta mengidentifikasi lokasi meatus sebelum memasukkan kateter. Adanya vaginal vault juga memungkinkan simulasi kondisi ketika kateter secara tidak sengaja masuk ke lokasi yang salah, sehingga peserta dapat belajar mengenali dan memperbaiki kesalahan prosedural.
Trainer ini dilengkapi teknologi Augmented Reality (AR) yang memungkinkan peserta menggunakan smart device untuk mempelajari anatomi internal secara interaktif. Visualisasi 3D dan animasi prosedural membantu menjembatani pemahaman antara teori anatomi dengan praktik keterampilan kateterisasi.
Teknologi Augmented Reality dikembangkan menggunakan data MRI dan CT scan yang dikombinasikan dengan visualisasi dari medical artists dan digital creators untuk menghadirkan representasi anatomi internal yang realistis.
Aplikasi Augmented Reality tersedia secara gratis dan dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran mandiri baik di dalam maupun di luar ruang kelas.
Female Catheterization Trainer juga dapat digunakan bersama Standardised Patient sehingga peserta dapat mengembangkan keterampilan prosedural sekaligus komunikasi profesional, menjaga privasi, kenyamanan, dan martabat pasien selama prosedur.
Dengan konstruksi yang kuat dan desain modular, trainer ini sesuai digunakan di laboratorium keterampilan klinis, simulation center, serta program pendidikan kedokteran dan keperawatan untuk latihan kateterisasi urin wanita secara berulang.
Trainer dilengkapi teknologi Augmented Reality yang memungkinkan peserta menggunakan smart device untuk melihat dan berinteraksi dengan anatomi internal secara lebih mendalam.
Visualisasi 3D dan animasi prosedural membantu menghubungkan pemahaman teori anatomi dengan praktik kateterisasi urin wanita.
Aplikasi Augmented Reality tersedia secara gratis untuk mendukung proses pembelajaran di dalam maupun di luar kelas.
Trainer merepresentasikan torso bawah wanita hingga bagian atas paha dengan struktur anatomi yang meliputi:
Labia dirancang dengan tekstur yang lebih lembut sehingga peserta dapat berlatih memisahkan labia secara realistis menggunakan aseptic no-touch technique.
Fitur ini membantu peserta mengembangkan teknik penanganan anatomi wanita secara tepat sebelum mengidentifikasi meatus dan melakukan pemasangan kateter.
Meatus dibuat tidak terlalu menonjol dibandingkan simulator generasi sebelumnya.
Desain tersebut membuat peserta perlu melakukan identifikasi anatomi dengan lebih teliti sehingga pengalaman latihan menjadi lebih menyerupai kondisi klinis sebenarnya.
Trainer dilengkapi vaginal vault yang meningkatkan realisme anatomi wanita.
Fitur ini memungkinkan terjadinya simulasi pemasangan kateter ke lokasi yang salah sehingga peserta dapat belajar mengenali kesalahan tersebut dan melakukan tindakan koreksi yang sesuai.
Uretra memiliki struktur yang fleksibel dan memberikan resistensi menyerupai kondisi klinis selama pemasangan kateter.
Sfingter juga memberikan respons resistif sehingga peserta dapat mengembangkan sensitivitas taktil serta memahami teknik pemasangan kateter yang tepat.
Trainer dilengkapi kandung kemih dengan bentuk anatomis yang akurat untuk mendukung simulasi kateterisasi urin yang lebih realistis.
Modul kateterisasi dapat digunakan di luar pelvic shell sehingga instruktur maupun peserta dapat melihat jalur kateter selama prosedur.
Fitur ini membantu menjelaskan hubungan antara teknik pemasangan kateter dan anatomi internal.
Trainer menggunakan desain modular sehingga insert dapat dilepas dengan mudah untuk:
Desain ini membantu meningkatkan efisiensi penggunaan trainer dalam jangka panjang.
Trainer dilengkapi reusable double-sleeve catheter packaging yang dapat digunakan untuk mengajarkan dan mempraktikkan teknik aseptik selama prosedur kateterisasi.
Syringe dengan pelumas berbahan dasar air disediakan untuk mensimulasikan penggunaan gel anestesi lokal yang digunakan sebelum prosedur kateterisasi.
Trainer dapat digunakan bersama Standardised Patient sehingga peserta dapat mengembangkan keterampilan komunikasi profesional sekaligus melakukan prosedur kateterisasi.
Setelah digunakan:
Penggunaan Female Catheterization Trainer with Augmented Reality dapat membantu peserta mengembangkan keterampilan:
Augmented Reality digunakan untuk membantu peserta memahami anatomi internal yang terlibat dalam prosedur kateterisasi wanita.
Melalui smart device, peserta dapat mempelajari visualisasi 3D serta animasi prosedural yang membantu menunjukkan hubungan antara struktur anatomi, jalur kateter, dan teknik pemasangan.
Teknologi ini membantu menjembatani pembelajaran teori anatomi dengan praktik keterampilan kateterisasi.
Tidak. Aplikasi Augmented Reality tersedia secara gratis sebagai pendukung pembelajaran menggunakan trainer ini.
Aplikasi dapat digunakan untuk membantu peserta mempelajari anatomi dan prosedur baik di dalam maupun di luar ruang kelas.
Ya. Labia pada trainer memiliki tekstur yang lebih lembut dan dirancang agar peserta dapat berlatih memisahkannya menggunakan aseptic no-touch technique.
Hal ini memungkinkan peserta mempraktikkan tahapan identifikasi meatus dan persiapan pemasangan kateter secara lebih realistis.
Meatus dibuat lebih subtil atau tidak terlalu menonjol dibandingkan simulator generasi sebelumnya.
Desain tersebut bertujuan memberikan pengalaman yang lebih realistis karena peserta harus mengidentifikasi lokasi meatus dengan tepat sebelum melakukan pemasangan kateter.
Ya. Trainer dilengkapi vaginal vault sehingga memungkinkan kateter secara tidak sengaja diarahkan ke lokasi yang salah.
Fitur ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenali kesalahan pemasangan dan memahami tindakan koreksi yang diperlukan dalam latihan.
Ya. Uretra yang fleksibel dan sfingter yang memberikan resistensi dirancang untuk menghasilkan respons yang lebih realistis selama pemasangan kateter.
Fitur ini membantu peserta mengembangkan sensitivitas taktil dan teknik pemasangan kateter yang tepat.
Ya. Modul dapat digunakan di luar pelvic shell sehingga jalur kateter selama prosedur dapat diamati.
Fitur ini berguna untuk demonstrasi dan membantu peserta memahami perjalanan kateter dari uretra menuju kandung kemih.
Ya. Trainer dapat digunakan bersama Standardised Patient sehingga peserta dapat berlatih keterampilan komunikasi profesional sekaligus melakukan prosedur kateterisasi.
Pendekatan ini juga membantu mengintegrasikan aspek kenyamanan, privasi, dan penghormatan terhadap martabat pasien dalam latihan klinis.
Ya. Female Catheterization Trainer dilengkapi pre-ported suprapubic catheter dan mendukung pembelajaran suprapubic catheter management pada anatomi wanita.
Komponen trainer dinyatakan bebas lateks.
Namun, Foley Catheter yang disertakan bersama produk terbuat dari lateks berlapis silikon. Pengguna dengan sensitivitas atau alergi terhadap lateks perlu memperhatikan komponen kateter tersebut.