Male Catheterization Trainer with Augmented Reality 60850

Male Catheterization Trainer with Augmented Reality merupakan simulator kateterisasi pria yang dirancang untuk membantu tenaga kesehatan dan peserta didik mengembangkan keterampilan pemasangan kateter urin sesuai anatomi pria secara aman, realistis, dan sistematis.

Trainer menghadirkan anatomi pria yang lebih realistis, meliputi penis yang lembut dan flaksid, kandung kemih dengan bentuk anatomis yang akurat, serta uretra fleksibel yang memberikan resistensi menyerupai kondisi klinis. Respons sfingter saat pemasangan kateter juga disimulasikan untuk membantu peserta mengembangkan sensitivitas taktil dan teknik pemasangan yang tepat.

Foreskin atau preputium dapat ditarik dan dilepas sehingga trainer dapat digunakan untuk mensimulasikan anatomi pria yang disirkumsisi maupun tidak disirkumsisi. Mobilitas penis yang ditingkatkan memungkinkan peserta mempraktikkan posisi dan sudut yang tepat selama prosedur kateterisasi.

Trainer ini dilengkapi teknologi Augmented Reality (AR) yang memungkinkan peserta menggunakan smart device untuk mempelajari anatomi internal secara lebih interaktif. Teknologi ini menggunakan visualisasi 3D dan animasi prosedural untuk membantu menjembatani pemahaman antara teori anatomi dan praktik keterampilan kateterisasi.

Data MRI dan CT scan digunakan sebagai dasar pengembangan visualisasi anatomi digital, kemudian dikombinasikan dengan ilustrasi medis dan teknologi digital untuk menampilkan jalur serta struktur anatomi internal secara lebih jelas.

Aplikasi Augmented Reality tersedia secara gratis dan dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran mandiri, baik di dalam maupun di luar ruang kelas.

Male Catheterization Trainer juga dapat digunakan bersama Standardised Patient sehingga peserta dapat melatih keterampilan prosedural sekaligus komunikasi profesional, menjaga privasi, dan memperhatikan martabat pasien selama prosedur.

Dengan konstruksi yang kuat dan desain modular, trainer ini sesuai digunakan di laboratorium keterampilan klinis, simulation center, serta program pendidikan kedokteran dan keperawatan untuk latihan kateterisasi urin pria secara berulang.